Teknologi Di Era Digital: Menjembatani Atau Mengaburkan Nilai-Nilai Islami?

Authors

  • Nadiya Nadiya Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nabilla Putri Nurafifah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Maharani Intan Phitaloka Universitas Pendidikan Indonesia
  • Muhamad Parhan Universitas Pendidikan Indonesia

Keywords:

Era Digital, Teknologi Informasi, Nilai Islami

Abstract

Penelitian ini membahas apakah teknologi di era digital membantu umat Islam memperkuat nilai-nilai agama atau justru melemahkan prinsip-prinsip keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini untuk memahami bagaimana interaksi dengan media sosial mempengaruhi pemahaman dan penerapan nilai-nilai Islam di kalangan generasi muda. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi potensi positif dan negatif dari teknologi dalam konteks pembentukan identitas dan perilaku religius mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, metode yang mengandalkan pengukuran objektif dan analisis matematis (statistik) terhadap sampel data yang diperoleh melalui kuesioner untuk membuktikan atau menguji hipotesis (dugaan sementara) yang diajukan dalam penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menggunakan media sosial secara intensif, menekankan pentingnya konten Islami yang positif untuk menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan nilai agama. Meskipun teknologi memudahkan akses informasi keagamaan, validitas konten menjadi tantangan. Banyak responden merasa media sosial mengaburkan pemahaman Islami, sehingga literasi digital berbasis nilai agama perlu ditingkatkan. Responden sering terpapar konten yang bertentangan dengan ajaran Islam seperti pornografi, judi, dan hoaks, meski mengakui manfaat teknologi dalam dakwah. Mereka mendukung pengawasan konten, regulasi ketat, dan edukasi untuk melindungi dari dampak negatif teknologi.

References

Andika, Andika (2022). Agama Dan Perkembangan Teknologi Di Era Modern. Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama 2 (2), 129-139.

Andriyani, I. N. (2015). Menjaga Kesucian Fitrah Manusia. Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 4, 55–66.

Gunawan, I. 2016. “METODE PENELITIAN KUANTITATIF”. Universitas Negeri Malang. Tersedia pada: Slide 1 (um.ac.id) (Diakses pada 4 Oktober 2024).

Merliana, E. P. N., & Putu, Bagus, A. A. (2021). Teknologi Augmented Reality Sebagai Inovasi Media Pembelajaran Agama Hindu. Gede Dharman Gunawan Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya 4 (2), 71-75. jurnal.stahnmpukuturan.ac.id

Oktavia, S., Syafrielia, T. D., Alhabibah, Nisa, K., & Nandini, Qotrun, L. (2023). Inklusi teologis: Antara agama dan teknologi dalam perspektif Naquib Al-Attas. AL-AUFA: Jurnal Pendidikan dan Kajian Islam 5 (1), 41-58.

Putri, Kumalasah, Natasa. (2024) Heboh PP No 28 Tahun 2024 Pasal Penyediaan Alat Kontrasepsi bagi Anak Usia Sekolah dan Remaja, Apa Itu? Tersedia pada: https://www.google.com/amp/s/www.liputan6.com/amp/5671100/heboh-pp-no-28-tahun-2024-pasal-penyediaan-alat-kontrasepsi-bagi-anak-usia-sekolah-dan-remaja-apa-itu (Diakses pada 29 September 2024 pukul 14.58 WIB).

Rashed, R. (2009). Al-Khwarizmi: The Beginnings of Algebra. Saqi Books.

Thabroni, G. (2021) Metode Karakteristik Kuantitatif: Pengertian, Karakteristik & Jenis. Tersedia pada: Metode Penelitian Kuantitatif: Pengertian, Karakteristik & Jenis - serupa.id (Diakses pada 2 Oktober 2024).

Rifqi, J. M. (2020). Perkembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Pengadilan Agama. Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam 7 (1), 70-82.

Downloads

Published

2025-07-18

How to Cite

Nadiya, N., Nurafifah, N. P. ., Phitaloka, M. I. ., & Parhan, M. . (2025). Teknologi Di Era Digital: Menjembatani Atau Mengaburkan Nilai-Nilai Islami?. Tsaqila | Jurnal Pendidikan Dan Teknologi, 5(1). Retrieved from http://aksaqilajurnal.com/index.php/aksaqila/article/view/553

Issue

Section

Articles