Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika berbasis Etnomatematics Menggunakan Model Pembelajaran Guided Discovery Learning pada Materi Pola Bilangan Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 7 Medan
DOI:
https://doi.org/10.30596/tjpt.v4i2.529Keywords:
Pengembangan modul, etnomatematics, guided discovery learningAbstract
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui proses dan hasil pengembangan Modul pembelajaran Matematika yang Berbasis Etnomatematics dengan Model Pembelajaran Guided Discovery Learning pada materi Pola Bilangan. Untuk mengetahui kepraktisan siswa pada penerapan Modul pembelajaran Matematika yang Berbasis pada Etnomatematics dan dengan Model Pembelajaran Guided Discovery Learning pada materi Pola Bilangan yang dikembangkan. Untuk mengetahui keefektifan Modul pembelajaran Matematika yang Berbasis pada Etnomatematics dan dengan Model Pembelajaran Guided Discovery Learning pada materi Pola Bilangan yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D) dengan model penelitian 4-D Thiagarahan: define (Pendefenisian), design (Perancangan), develop (Pengembangan) and deesimanate (Penyebaran). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan angket. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Uji coba dilakukan melalui 2 tahap yaitu uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII-1 SMP Muhammadiyah 7 Medan Tahun Ajaran 2023/2024 berjumlah 30 orang. Berdasarkan hasil validasi tahap 1 oleh ahli materi diperoleh skor rata-rata komulatif sebesar 69,05% dengan kriteria “cukup baik” yang artinya perlu adanya perbaikan dari beberapa aspek yang terdapat didalam modul. Setelah melakukan serangkaian revisi maka diperoleh rata-rata skor komulatif pada validasi tahap 2 sebesar 84,11% dengan kriteria “baik”, sehingga tidak ada revisi ulang terhadap modul. Skor rata-rata komulatif validasi tahap 1 oleh ahli media sebesar 68,32% dengan kiteria “cukup Baik” yang artinya perlu adanya revisi dibeberapa bagian modul. Pada validasi tahap 2 diperoleh rata-rata komulatif sebesar 89,17% dengan kriteria “Baik” sehingga modul dikatakan valid dan siap digunakan untuk ujicoba lapangan. Berdasarkan hasil penelitian angket respon siswa terhadap modul diperoleh rata-rata skor 1,9 dengan persentase kepraktisan sebesar 95 % dengan kriteria “sangat baik”. Pada uji coba kelompok kecil diperoleh
References
Ade, F. Y. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Virtual Class Berbantuan Google Drive. Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah, Vol. 2, No. 2, 121–129.Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, Vol. 7, No. 2, 221-230.
Al-Rasyidindan Wahyudin Nur.(2011). Teori Belajar dan Pembelajaran, Medan: Perdana Publishing.
Anwar, Chairul. (2017) Teori-teori Pendidikan Klasik Hingga Kontemporer. Yogyakarta: IRCiSoD.
Arends, Richard, (2013) “Belajar Untuk Mengajar, Learning to Teach, Jakarta: Salemba Humanika.
Arifin, M., Nasution, I. S., Wahyuni, S., Saehu, U., Rahayu, E., Dachi, S. W., ... & Sitepu, T. (2020). Modul Kurikulum dan Pembelajaran (Vol. 196). umsu press.
Astuti, S. (2019). Eskplorasi Etnomatematika Kain Ulos Batak Toba Untuk Mengungkap Nilai Filosofi Konsep Matematika. Jurnal MathEducation Nusantara, 2(1), 45-50.
Azis, Zainal. Pengembangan lembar kerja peserta didik dengan model problem based learning berbasis higher order thinking skills. MES: Journal of Mathematics Education and Science, Vol. 6 No. 1, 2020, 56-61.
Azis, Zainal. Pengembangan Modul Pembelajaran Matematik Dengan Pendekatan Stem (Science, Technology, Engineering, And Mathematics) Pada Materi Segi Empat. UMSU, 2021.
Dewi, R. K. (2011). “Pengembangan Multimedia Pembelajaran Matematika MathTainment materi Pokok Garis dan Sudut untuk SMP kelas VII” Yogykarta: Universitas Yogyakarta.
Daut, Muhammad., Siagian. (2014) Pengembangan Instrumen dan Bahan Ajar Berbasis Pendekatan Pembelajaran SAVI Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMP Kelas VIII di Kota Medan. Masters thesis, UNIMED.
Doly, Marah., Nasution. Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Video Animasi Pada Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar Berbantuan Software Powtoon. Jurnal Management pendidikan dasar, menengah dan tinggi (JMP-DMT), Vol.3, No.1,2022, 28-38.
Halomo, Tua., Harahap. R Mushlihuddin, N Afifah. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis. Jurnal EduTech, Vol.8, No.1, 2021, ISSN: 2442-6024 e-ISSN: 2442-7063.
Halomo, Tua., Harahap. Doly, Marah., Nasution. Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Menggunaka Model Pembelajaran Connected Mathematics Project (CMP). Jurnal Mathematics Education Sigma, Vol. 2, 2021, e-ISSN 2720 – 9385.
Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: CV Pustaka Setia. Hamdayana, J. (2016). Metodologi Pembelajaran. Jakarta: bumi aksara.
Hamzah, N. M. (2012). Belajar Dengan Pendekatan Paikem. Jakarta: Bumi Aksara.
Heruman. (2010). Model Pembelajaran Matematika. Jakarta: Remaja rosdakarya.
Irvan. Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dengan Menerapkan Model Discovery-Learning dan Problem-Based-Learning Berbantuan Geogebra . Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, Vol.6 , No.2, 2021, 15-26.
Irvan. Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Video Animasi Pada Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar Berbantuan Software Powtoon. JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika), Vol. 4, No.1, 2020, 9-16.
Listiawan, T. (2006). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Lubis, M. S. (2015). Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbantuan Peta Pikiran Pada Materi Menulis Makalah Siswa Kelas XI SMA/MA. jurnal bahasa dan sastra pembelajaran, Vol. 2, No. 1, 17-28.
Mardiah, Siti. (2018). Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika Menggunakan Metode Inkuiri. Jurnal Matematika,1(2), 2018, 119-126
Najjah, A. & Panggabean, E. M., (2021). Pengembangan Media Permainan kartu UNO SPIN Matematika untuk pemblejaran matematika bentuk Aljabar pada Siswa SMP. EduTech, Volume 1, pp. 96-102.
Praba, K.D. (2011). Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Materi Suhu Dan Perubahannya. Lampung: FKIP Unila.
Purwanto, E.A. (2007). Pengembangan Modul. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Pusat Teknologi Informasi Dan Komunikasi Pendidikan
Rahimawati. (2012) “Alat Musik Tradisional Lampung”. (On-line), tersedia di http://alatmusiktradisional.com/alat-musik-tradisional-lampung.html diakses pada tanggal 25 maret 2017
Rakhmawati, Rosida. Aktivitas Matematika Berbasis Budaya Pada Masyarakat Lampung.Rosa, F. O. (2015). Pengembangan Modul Pembelajaran IPA SMP Pada Materi Tekanan Berbasis Keterampilan Proses Sains. JPF, Vol. 3, No.1. 49–63.
S, Arief. Sadiman, et.Al. (2012) Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Raja Grafindo.
Sagala,Syaiful. (2005). Konsep Dan Makna Pembelajaran. Bandung : alfabeta.
Sanjaya, Wina. (2006). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan.Jakarta: Kencana.
Setyosari, Punaji. (2010). Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Kencana.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sumiati, Asra. (2008). Metode Pembelajaran, Bandung: CV Wacana Prima.
Supriyanti, Z. M.S. (2015). Keefektifan Model Pembelajaran Arias Berbasis Etnomatematika Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas VII. Jurnal: Universitas Negeri Semarang, Indonesia, ISSN 2460-5840.
Utari, Tri. (2015). Keefektifan Model Pembelajaran Probing-Prompting Berbasis Etnomatematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis. Semarang: UNS.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Linda Syah Putri, Irvan, Zainal Azis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







